Pelatihan Tari Payung Geulis untuk Meningkatkan Kompetensi BIPA di Hebei International Studies University, Tiongkok
DOI:
https://doi.org/10.5281/60afc002Abstract
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Hebei International Studies University, Tiongkok, di mana pembelajaran masih didominasi oleh metode teoritis di kelas. Program ini mengintegrasikan pembelajaran BIPA dengan pelatihan Tari Payung Geulis dari Tasikmalaya, Indonesia, menggunakan pendekatan berbasis budaya dan kinestetik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, praktik berbicara selama latihan tari, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan pada pelafalan, intonasi, penguasaan kosakata, dan struktur kalimat, serta meningkatnya kepercayaan diri dalam berbicara Bahasa Indonesia. Partisipasi dalam pelatihan tari tradisional juga meningkatkan kesadaran budaya mahasiswa, membantu mereka memahami nilai-nilai seperti kesopanan, harmoni, dan kebersamaan yang terkandung dalam budaya Indonesia. Selain itu, program ini memperkuat jejaring akademik dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Hebei International Studies University. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi praktik budaya dan seni dalam pembelajaran BIPA menyediakan pengalaman belajar yang autentik, kontekstual, dan menarik, efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa sekaligus pemahaman budaya, serta dapat menjadi model pengembangan program BIPA dan diplomasi budaya di luar negeri.


