Peran Guru PAI dalam Mengatasi Brain Rot Pada Siswa Generasi Alpha di SDN 1 Singaraja Indramayu

Authors

  • Fajar Romadhon STAI Sayid Sabiq Indramayu Author
  • Akhirotun Hanafiah SDN 1 Singaraja Author
  • Ahmad Zahir Abdali UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Translator
  • Achmad Faqihuddin Universitas Pendidikan Indonesia Translator
  • Rinaldi Yusup Universitas Nusa Putra Translator

Keywords:

Peran Guru PAI, Brain Rot, Generasi Alpha

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan peran dan strategi pembelajaran guru PAI dalam mengatasi brain rot pada siswa generasi alpha di SDN 1 Singaraja Indramayu, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. asil penelitian menunjukkan guru PAI berperan sebagai pendidik sekaligus pembimbing moral digital untuk menekan gejala brain rot. Guru menjelaskan dampak negatif gawai, membiasakan penggunaan teknologi yang sehat, dan mengarahkan siswa pada aktivitas alternatif seperti membaca serta olahraga. Di kelas, guru menghidupkan pembelajaran dengan diskusi, demonstrasi, kerja kelompok, media visual, ice breaking, blended learning, dan proyek yang dikawal literasi kritis serta penguatan karakter-spiritual. Faktor pendukung meliputi kebijakan pembatasan gawai di sekolah, kolaborasi dengan orang tua, komitmen guru, dan ketersediaan sarana. Faktor penghambat berasal dari ketergantungan gawai, motivasi belajar menurun, distraksi tinggi, variasi karakter siswa, pengawasan keluarga yang tidak konsisten, keterbatasan internet, serta adaptasi terhadap model belajar baru. Temuan menegaskan perlunya sinergi sekolah dan keluarga, penguatan literasi digital, dan pendampingan bertahap secara konsisten agar perubahan perilaku dan fokus belajar terbentuk berkelanjutan.

Downloads

Published

2025-12-16