Upacara Adat Tunggul Wulung: Peran Dan Perkembangan Sebagai Identitas Budaya Masyarakat Desa Dukuhan Minggir Sleman

Authors

  • yulia_dinautami Universitas PGRI Yogyakarta Author

Keywords:

Upacara Adat Tunggul Wulung; budaya lokal; identitas budaya; solidaritas sosial; pelestarian tradisi

Abstract

Upacara Adat Tunggul Wulung merupakan ritual adat masyarakat Desa Dukuhan Minggir, Sleman, yang memiliki nilai historis dan kultural tinggi serta berfungsi sebagai simbol identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan perkembangan Upacara Adat Tunggul Wulung dalam konteks budaya lokal, khususnya dalam memperkuat ikatan sosial dan solidaritas masyarakat, serta mengidentifikasi tantangan pelestariannya di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pemangku adat, dan warga yang terlibat aktif dalam pelaksanaan upacara, disertai observasi partisipatif serta pengumpulan data sekunder berupa dokumentasi tertulis dan visual. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi peran upacara adat dalam pembentukan identitas budaya dan adaptasinya terhadap perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upacara Adat Tunggul Wulung tetap menjadi bagian integral dari identitas budaya masyarakat Dukuhan Minggir, berfungsi sebagai sarana penguatan hubungan spiritual dengan leluhur sekaligus mempererat solidaritas sosial. Namun demikian, keterlibatan generasi muda dalam pelaksanaan upacara cenderung menurun akibat pengaruh budaya modern. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian yang melibatkan generasi muda serta pemanfaatan media sosial dan teknologi sebagai sarana pengenalan dan penguatan keberlanjutan tradisi Upacara Adat Tunggul Wulung.

Downloads

Published

2026-01-07