Prediksi Tingkat Kebangkrutan Menggunakan Tiga Model Pada Perusahaan Sub Sektor Perhotelan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
Keywords:
Kesulitan Keuangan, Kebangkrutan Perusahaan, Desain Altman, Desain Springate, Desain ZmijewskiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kebangkrutan pada perusahaan sub sektor perhotelan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan tiga desain likuidasi yaitu desain Altman, desain Springate dan desain Zmijewski. Informasi penelitian menggunakan laporan keuangan tahunan yang telah dipublikasikan. Populasi menggunakan perusahaan sub sektor perhotelan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berjumlah 31 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 17 sampel perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada uji beda pair-1 yaitu antara desain Altman dengan desain Springate memiliki perbedaan yang kritis, pada pair-2 antara desain Altman dengan desain Zmijewski memiliki perbedan yang kritis dan pada pair-3 antara desain Springate dengan desain Zmijewski memiliki perbedaan yang kritis. Pada desain Altman tingkat akurasi sebesar 61%, desain Springate memiliki tingkat akurasi sebesar 21% dan desain Zmijewski memiliki tingkat akurasi sebesar 87%. Maka Zmijewski merupakan desain dengan tingkat akurasi yang paling tinggi yaitu apabila dibandingkan dengan desain Altman dan desain Springate. Sebagai alasan untuk menentukan pilihan usaha, pendukung keuangan perlu mempertimbangkan tingkat kecukupan organisasi sub-area penginapan berdasarkan desain dengan tingkat ketepatan yang paling dapat diandalkan.


