Revitalisasi Pendidikan Agama Islam untuk Membangun Generasi Muda Berkarakter Islami di Kalimantan Selatan

Authors

  • ANDRI SURYANI STAI Kuala Kapuas Author

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, Karakter Islami, generasi muda, revitalisasi pendidikan, Kalimantan Selatan

Abstract

 

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda, terutama di tengah perkembangan era digital dan perubahan sosial yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi, arus globalisasi, serta pengaruh budaya modern telah membawa dampak signifikan terhadap pola perilaku remaja, termasuk menurunnya kesadaran moral, rendahnya minat terhadap kegiatan keagamaan, serta meningkatnya perilaku menyimpang di kalangan generasi muda. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam, dalam menjalankan fungsinya sebagai sarana pembentukan akhlak dan nilai spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya revitalisasi Pendidikan Agama Islam dalam membangun generasi muda berkarakter Islami di Kalimantan Selatan, serta mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan dalam menghadapi tantangan moral di era modern.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis fenomena sosial yang berkembang di masyarakat. Data diperoleh melalui berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal akademik, artikel penelitian, serta kajian terkait Pendidikan Agama Islam dan pendidikan karakter. Analisis dilakukan dengan mengkaji berbagai teori pendidikan Islam serta fenomena sosial yang berkaitan dengan kondisi generasi muda di Kalimantan Selatan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi Pendidikan Agama Islam sangat diperlukan sebagai upaya memperkuat kembali nilai moral, etika, dan spiritual generasi muda yang mulai mengalami degradasi akibat pengaruh media sosial, globalisasi budaya, dan lemahnya kontrol sosial. Revitalisasi tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan kurikulum berbasis karakter Islami, peningkatan kualitas dan keteladanan guru Pendidikan Agama Islam, optimalisasi peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama, serta pengembangan kegiatan keagamaan berbasis masyarakat lokal. Selain itu, integrasi nilai-nilai religius masyarakat Banjar yang selama ini menjadi identitas budaya Kalimantan Selatan juga dinilai penting untuk memperkuat karakter generasi muda agar tetap memiliki jati diri keislaman di tengah perkembangan zaman.

Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai mata pelajaran formal di sekolah, tetapi juga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah, memiliki kesadaran spiritual, bertanggung jawab secara sosial, serta mampu menghadapi tantangan era digital tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, revitalisasi Pendidikan Agama Islam diharapkan mampu menjadi solusi strategis dalam menciptakan generasi muda yang cerdas secara intelektual, kuat secara moral, dan berkarakter Islami di Kalimantan Selatan.

Downloads

Published

2026-05-10