Analisis Kinerja Supply Chain Menggunakan Model SCOR untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Medan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja rantai pasok pada depot air minum isi ulang di Kota Medan menggunakan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) sebagai dasar dalam meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan data operasional selama periode 1–15 Juni 2026. Analisis dilakukan berdasarkan lima atribut utama SCOR, yaitu Reliability, Responsiveness, Agility, Cost, dan Asset Management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Perfect Order Fulfillment (POF) sebesar 95,05%, yang menunjukkan sebagian besar pesanan telah berhasil dipenuhi sesuai permintaan pelanggan. Nilai Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) sebesar 31,57 menit menunjukkan bahwa proses pengiriman telah memenuhi target waktu pelayanan. Tingkat pengiriman gagal sebesar 4,94% masih berada dalam kategori baik, meskipun perlu dilakukan upaya perbaikan untuk menurunkan jumlah kegagalan pengiriman. Agility menunjukkan depot mampu menyesuaikan peningkatan permintaan pelanggan tanpa mengalami kekurangan persediaan, sedangkan Cost masih memerlukan perhatian karena biaya tenaga kerja menjadi komponen biaya operasional terbesar. Secara keseluruhan, kinerja rantai pasok depot air minum isi ulang telah berjalan dengan baik. Perbaikan pada proses distribusi, pengendalian biaya operasional, dan pemanfaatan aset diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.


