Analisis Kinerja Supply Chain pada UMKM Thrift Shop Menggunakan Model SCOR
Abstract
Kinerja rantai pasok merupakan salah satu faktor yang memengaruhi efektivitas operasional dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk pada usaha thrift shop. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja rantai pasok pada UMKM thrift shop menggunakan model Supply Chain Operations Reference (SCOR). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, serta dokumentasi. Pengukuran kinerja dilakukan berdasarkan lima atribut utama SCOR, yaitu Reliability, Responsiveness, Agility, Cost, dan Asset Management Efficiency. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Perfect Order Fulfillment (POF) sebesar 90,34%, yang menunjukkan sebagian besar pesanan telah dipenuhi sesuai jumlah, kualitas, dan waktu yang ditetapkan. Nilai Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) sebesar 2,29 hari menunjukkan bahwa waktu pemenuhan pesanan masih sedikit di atas target perusahaan. Nilai Upside Supply Chain Flexibility (USCF) sebesar 5 hari menunjukkan kemampuan UMKM dalam menyesuaikan kapasitas operasional terhadap peningkatan permintaan. Selanjutnya, nilai Supply Chain Management Cost (SCMC) sebesar 45,21% menunjukkan bahwa biaya rantai pasok masih berada pada tingkat yang cukup efisien terhadap pendapatan penjualan. Sementara itu, nilai Cash-to-Cash Cycle Time (CTCCT) sebesar 7 hari menunjukkan bahwa perputaran modal kerja berlangsung relatif cepat. Secara keseluruhan, kinerja rantai pasok UMKM thrift shop berada pada kategori cukup baik, namun masih diperlukan perbaikan pada aspek ketepatan pengiriman, kecepatan pemenuhan pesanan, efisiensi biaya operasional, dan pengelolaan persediaan agar kinerja rantai pasok dapat ditingkatkan secara optimal


