Studi Kasus Manajemen Fisioterapi Pada Pasien Carpal Tunnel Syndrome
Keywords:
Carpal Tunnel Syndrome, Studi kasus, FisioterapiAbstract
Carpal Tunnel Syndrome merupakan neuropati akibat kompresi atau penekanan nervus medianus di dalam terowongan karpal (carpal tunnel) pada daerah pergelangan tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program fisioterapi yang menggabungkan modalitas elektroterapi (TENS dan Ultrasound) dan exercise berupa (Stretching, nerve median, Tendon Gliding dan Grip Ball). Penelitian ini berupa studi kasus yang melibatkan desain uji pra dan pasca dilakukan terhadap seorang lansia berusia 68 dan 73 tahun, yang menerima fisioterapi selama dua minggu. Evaluasi dilakukan dengan Visual Analog Scale (VAS) untuk nyeri, goniometer untuk rentang gerak (ROM), Manual Muscle Testing (MMT) untuk kekuatan otot, dan Boston Carpal Tunnel Syndrome Questionnaire (BCTSQ) untuk aktifitas fungsional. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan nyeri, penambahan ROM, penambahan kekuatan otot dan kapasitas fungsional pasien. Kesimpulannya, kombinasi elektroterapi dan exercise seperti stretching, nerve median exercise, tendon gliding exercise dan Grip Ball efektif dalam membantu mengurangi nyeri, meningkatkan ROM, meningkatkan kekuatan otot dan kapasitas fungsional pasien namun pasien masih berada dalam kategori keterbatasan ringan


