Kajian Kondisi Ekosistem Lamun Di PerairanDesa Sangowo Barat Kecamatan Morotai Timur

Authors

  • M.Jihar Kodobo Universitas Pasifik Morotai Author
  • Ismawati Alicen Universitas Pasifik Morotai Author

Keywords:

Kajian Kondisi Ekosistem lamun, perairan, Sangowo, Morotai

Abstract

Lamun merupakan salah satu tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang mampu hidup secara penuh beradaptasi pada lingkungan laut dengan kadar salinitas rendah (perairan payau) hingga salinitas tinggi. Ekosistem lamun yang memiliki peranan sangat penting di wilayah pesisir, namun dengan seiring waktu menghadapi ancaman yang cukup besar akibat dari meningkatnya dan berkembangnya kegiatan pembangunan di wilayah pesisir.Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis lamun  diDesa Sangowo Barat dan menganalisis persentase tutupan dan kerapatan lamun di Desa Sangowo Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2025, di Perairan Desa Sangowo Barat Kecamatan Morotai Timur Metode pengambilan data menggunakan transek kuadrat 1x1 m. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk grafik atau gambar. Hasil identifikasi, terdapat 7 jenis lamun yang di temukan di perairan Pantai Sangowo Barat, nilai kerapatan tertinggi pada stasiun I jenis lamun dengan kerapatan tertinggi yaitu Cymodocea rotundata sebesar 12,53 tegakan/m², dan terendah yaitu Halodule pinifolia sebesar 1,40 tegakan/ m². Sementara untuk stasiun II, didapatkan jenis dengan kerapatan tertinggi yaitu Halodule uninervis sebesar 9,00 tegakan/ m², dan terendah yaitu Halodule pinifolia sebesar 0,27 tegakan/ m². Stasiun III jenis lamun yang memiliki kerapatan tertinggi yaitu Enhalus acoroidessebesar 15,60 tegakan/m² dan terendah Halophila ovalis yaitu 1,87 tegakan/m²

Downloads

Published

2026-07-12