Analisis Pemikiran Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari tentang Pendidikan Islam dan Relevansinya dengan Dunia Pendidikan Islam Kontemporer

Authors

  • Khusnul Khotimah IAI Sunan Giri Ponorogo Author

Keywords:

Syekh Arsyad al-Banjari, Pendidikan Islam, Akhlak, Kurikulum Islam, Pendidikan Kontemporer

Abstract

Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (1710–1812 M) merupakan salah satu ulama terkemuka Nusantara yang berkontribusi besar dalam pengembangan pendidikan Islam di Kalimantan Selatan. Melalui karya monumentalnya Sabilal Muhtadin, ia menekankan pentingnya pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan iman, akhlak, dan pengamalan syariat. Pemikirannya menunjukkan bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan juga internalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran al-Banjari tentang pendidikan Islam serta meninjau relevansinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), dengan sumber primer berupa karya al-Banjari, dan sumber sekunder dari literatur pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran al-Banjari relevan dalam menjawab tantangan pendidikan modern, terutama dalam aspek penguatan pendidikan akhlak, integrasi ilmu dan agama, serta pembentukan identitas keislaman di era globalisasi. Dengan demikian, pemikiran al-Banjari dapat menjadi inspirasi penting dalam merancang kurikulum pendidikan Islam kontemporer yang adaptif, berakar pada tradisi keilmuan Islam Nusantara, dan responsif terhadap kebutuhan zaman

Downloads

Published

2026-01-29